Laporan Rancangan Acak Kelompok (RAK)
LAPORAN RANCANGAN ACAK KELOMPOK
(RAK)
Nama: Iwan Fitrah
Nim: 2205104010***
Nomor Komputer: 30
Mata Kuliah: Perancangan Percobaan
LABORATORIUM STATISTIK DAN SOSIAL
PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN
BANDA ACEH
2024
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pola atau tata cara penerapan tindakan-tindakan (perlakuan dan nonperlakuan) dalam suatu percobaan pada kondisi/lingkungan tertentu yang kemudian menjadi dasar penataan dan metode analisis statistik terhadap data hasilnya disebut rancangan percobaan (experimental design). Perancangan percobaan merupakan langkah-langkah lengkap yang perlu diambil jauh sebelum eksperimen dilakukan agar data yang semestinya diperoleh sehingga akan membawa kepada analisis obyektif dan kesimpulan yang berlaku untuk persoalan yang sedang dibahas.
Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada prinsipnya adalah suatu rancangan acak yang dilakukan dengan mengelompokkan satuan percobaan ke dalam grup-grup yang homogen yang dinamakan kelompok (blok) dan kemudian menentukan perlakuan secara acak di dalam masing-masing blok tersebut. Jadi replikat atau ulangan disini disebut juga blok. Percobaan faktorial merupakan suatu percobaan yang perlakuannya terdiri atas semua kemungkinan kombinasi taraf dari beberapa faktor.
1.2 Tujuan
Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami analisis data optimasi dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL).
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Definisi Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Rancangan Acak Kelompok (RAK) merupakan rancangan percobaan yang digunakan pada kondisi tempat yang tidak homogen. Sebagian besar percobaan-percobaan yang dilaksanakan dilapangan atau di lahan pertanian menggunakan rancangan lingkungan dalam bentuk RAK. Bila kita menghadapi kondisi tempat percobaan tidak homogen, maka dipakai prinsip pengawasan setempat (local control), artinya tempat percobaan harus dikelompokkan menjadi bagian-bagian yang relatif homogen. Pada bagian yang sudag dianggap homogen inilah kita sah (valid) untuk mengadakan pengujian.
Rancangan Acak Kelompok (RAK) / Randomized Complete Block Design (RCBD) merupakan rancangan percobaan pada kondisi tempat yang tidak homogen. Sebagian besar dilakukan di lapangan/lingkungan. Rancangan acak kelompok memakai prinsip pengawasan setempat dan tempat percobaan dikelompokkan menjadi bagian yang relatif homogen.
2.2 Ciri – Ciri Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Menurut Harlyan (2012), Adapun ciri – ciri Rancangan Acak Kelompok (RAK), adalah sebagai berikut:
- Digunakan untuk lingkungan heterogen / tidak homogen.
- Perlakuan diatur dalam masing-masing kelompok (blok).
- Kelompok sebagai ulangan, dalam tiap kelompok kondisi harus homogen.
- Pengacakan dilakukan dalam masing-masing kelompok.
- Banyak digunakan pada penelitian di lapangan.
2.3 Keuntungan Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Lebih efisien dan akurat dibanding dengan RAL
- Pengelompokan yang efektif akan menurunkan Jumlah Kuadrat Galat, sehingga akan meningkatkan tingkat ketepatan atau bisa mengurangi jumlah ulangan.
- Lebih Fleksibel.
- Banyaknya perlakuan
- Banyaknya ulangan/kelompok
- Tidak semua kelompok memerlukan satuan percobaan yang samaPenarikan kesimpulan lebih luas, karena kita bisa juga melihat perbedaan diantara kelompok.
2.4 Kerugian Rancangan Acak Kelompok (RAK)
- Memerlukan asumsi tambahan untuk beberapa uji hipotesis
- Interaksi antara Kelompok*Perlakuan sangat sulit
- Peningkatan ketepatan pengelompokan akan menurun dengan semakin meningkatnya jumlah satuan percobaan dalam kelompok
- Derajat bebas kelompok akan menurunkan derajat bebas galat, sehingga sensitifitasnya akan menurun terutama apabila jumlah perlakuannya sedikit atau keragaman dalam satuan percobaan kecil (homogen).Memerlukan pemahaman tambahan tentang keragaman satuan percobaan untuk suksesnya pengelompokan.
- Jika ada data yang hilang memerlukan perhitungan yang lebih rumit.
2.5 Model Matematis Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Model analisis RAK adalah sebagai berikut :
Yij = μ + τi + βj + εij
Ket :
Yij = nilai pengamatan pada perlakuan ke – i kelompok ke – j
μ = nilai tengah umum
τi = pengaruh perlakuan ke - i
βj = pengaruh kelompok ke - j
εij = galat percobaan pada perlakuan ke-i & kelompok ke-j
p = banyaknya perlakuan
r = banyaknya kelompok / ulangan
BAB III
PEMBAHASAN
Untuk melakukan pengolahan data di SPSS, tahap pertama yang harus dipersiapkan adalah memiliki datanya terlebih dahulu di google sheet agar memudahkan membedakan data mentah dan data yang akan di input pada aplikasi SPSS.
Analisis :
Tampilan SPSS Bagian Data
Tampilan SPSS Bagian Output
Ada dua tempat yang harus diisi dalam SPSS, yaitu data view (untuk mengisi data yang akan diolah), dan variable view (untuk tempat variable, atau sumber keragaman dalam tabel sidik ragam).
Output RAK :


















Komentar
Posting Komentar